Jumat, 26 Februari 2010

Menarik kesimpulan secara langsung

1. semua s adalah p
sebagian p adalah s

a) semua nasabah adalah investor
sebagian nasabah adalah investor

b) semua simpanan Giro adalah kegiatan penghimpunan dana
sebagian kegiatan penghimpun dana adalah simpanan Giro

2. tidak satupun s adalah p
tidak satupun p adalah s

a) tidak satupun teknologi adalah Teknik rekayasa
tidak satupun teknik rekayasa adalah teknologi

b) tidak satupun pure risk adalah peril
tidak satupun peril adah pure risk

3. semua s adalah p
tidak satupun s adalah tidak p

a) semua penganggur adalah kehilangan penghasilan
tidak satupun pengaggur adalah tidak kehilangan penghasilan

b) semua asuransi adalah beresiko
tidak satupun asuransi adalah tidak beresiko

4. tidak satupun s adalah p
Semua s adalah tak p

a) tidak satupun kredit adalah utang
semua kredit adalah tak utang

b) tidak satupun investor adalah penanam modal
semua investor adalah tak penanam modal

5. semua s adalah p
Tidak satupun s adalah tak p

a) semua tingkat bunga adalah melalui negosiasi
tidak satupun tingkat bunga adalah tak melalui negosiasi
tidak satupun tak melalui negosiasi adalah tingkat bunga

b) semua biaya pemesanan adalah biaya yang dikeluarkan
tidak satupun biaya pemesanan adalah biaya yang tidak dikeluarkan
tidak satupun biaya yang tidak dikeluarkan adalah biaya pemesanan

Minggu, 21 Februari 2010

Tiga Orang Luka, Lima Rumah Tertimpa Longsor

19 Februari 2010 | 19:50 wib | Daerah

Semarang, CyberNews. Hujan deras selama lebih kurang tiga jam, Jumat (19/2) sore, mengakibatkan bencana di Kota Semarang.(A)

Longsor menimpa lima rumah di Jl Stonen Timur, Sampangan, Gajahmungkur dan Krapyak, Semarang Barat. Longsor menimpa rumah Umar (35), warga Jl Stonen Timur, RT 9 RW 9, dan Mardi (57), warga RT 9 RW 8, Sampangan, Semarang.

Tiga korban luka adalah Umar, istrinya, Dwi Fitri (29), dan anaknya, Radit (4). Kejadian itu bermula ketika Umar sedang membetulkan saluran air sebelah rumahnya yang tersumbat pada saat hujan deras. Air menggerus tebing di belakang rumah.

Saat membetulkan saluran, pondasi sebuah bangunan yang belum jadi, yang lokasinya bersebelahan dengan rumah Umar, roboh akibat tergerus air. "Pak Umar langsung tertimpa pondasi. Bangunan pondasi juga menimpa tembok kamar rumah Pak Umar," ujar Supriono (50), warga setempat.

Akibatnya, tembok kamar tersebut ambrol lalu menimpa Dwi Fitri dan Radit yang saat itu tertidur lelap. Umar mengalami luka serius, ia mengalami patah kaki dan luka sekujur tubuhnya. Sementara Dwi Fitri dan Radit juga mengalami luka hampir serupa.
Ketiga korban dibawa ke RS Elisabeth kemudian dirujuk ke RSUP Dr Kariadi. Sementara longsor di rumah Mardi tidak mengakibatkan korban luka. Penghuni sempat menyelamatkan diri sesaat sebelum tebing longsor dan menimpa rumah. Kondisi rumah bagian belakang dan dapur hancur akibat tertimbun tanah.(P)

Longsor juga menimpa tiga rumah di wilayah RT 2 dan RT 3, RW 2, Krapyak Semarang Barat. Rumah tersebut adalah milik Parjo, Sumini, dan Marsono. Tidak ada korban luka akibat kejadian tersebut.

Ketiga rumah tersebut mengalami kerusakan parah pada agian dapur dan bagian depan. Atap rumah rusak karena tertimbun tanah dan batu-batu dari tebing yang berada di atasnya.

"Beruntung rumah-rumah itu masih ditutupi pohon-pohon yang menahan longsor dari atas. Kalau tidak ada pohon-pohon itu mungkin saja kerusakannya lebih parah," kata Erwin Edi Sutopo, Ketua RW II, Kelurahan Krapyak.

Dia berharap Pemkot Semarang segera turun tangan mengatasi persoalan ini. Sebab jika tidak segera ditangani, warga khawatir longsor akan memakan korban luka atau bahkan korban jiwa. "Ini (penanganan- red) sangat mendesak. Jangan sampai ada korban jiwa dulu baru Pemkot Semarang turun tangan."( Adi Prianggoro / CN13 )


PENDAPAT :

P : Kondisi rumah bagian belakang dan dapur hancur akibat tertimbun tanah. Musibah tanah longsor yang terjadi pada salah satu keluarga yang ada di Semarang, mengingatkan kembali akan kelalainnya manusia.

A : Hujan deras selama lebih kurang tiga jam, Jumat (19/2) sore, mengakibatkan bencana di Kota Semarang. Karena tidak adanya daerah peresapan air pada saat hujan turun, maka tanah pun akan menjadi terkikis. Sehingga terjadi tanah longsor.

Pemerintah Maksimalkan Energi Panas Bumi Jatim

Senin, 15 Februari 2010 15:03

Kapanlagi.com - Pemerintah melalui Badan Penanaman Modal (BPM) Jawa Timur, mengoptimalkan kandungan energi panas bumi (geothermal) di provinsi tersebut, seiring besarnya potensi sumber daya alam terbarukan itu.

"Tahun ini, kami berupaya memanfaatkan kandungan energi panas bumi menjadi salah satu prioritas proyek BPM Jawa Timur," kata Kepala BPM Jatim, Tutut Tri Herawati saat dihubungi ANTARA di Surabaya, Senin (15/2).

Menurut wanita mantan Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jatim itu, di provinsi ini ada sekitar 11 lokasi sebaran potensi panas bumi yang bisa dioptimalkan, dari tujuh wilayah pegunungan yang dimiliki Jatim.

"Semisal, di wilayah Pacitan, Ponorogo, Madiun, Mojokerto, Probolinggo, Sumenep, Banyuwangi, Bondowoso, dan Situbondo," paparnya.

Ia menilai, hingga kini upaya pemerintah untuk menggali potensi energi itu sangat rendah.(A)Selain Jatim, titik kandungan energi panas bumi juga menyebar luas secara nasional.

"Sementara, dari beberapa titik lokasi sebaran tersebut, dua titik di antaranya segera diterbitkan izin wilayah kerja pertambangan (WKP)-nya oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM)," tuturnya.

Ia mencontohkan, wilayah itu berada di kawasan Arjuno-Welirang di Mojokerto yang diperkirakan mempunyai cadangan energi sekitar 92 Megawatt Electric (MwE).

"Kami yakin, pada tahun ini dapat memulai proses lelang untuk pengerjaannya," ucapnya.

Di sisi lain, kata dia, lelang menjadi kewajiban bagi Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jatim. Apalagi, wilayah kerja pertambangan itu berada di dua kabupaten.

"Turunnya izin WKP untuk Arjuno-Welirang ini merupakan proyek kedua pasca turunnya izin WKP wilayah Ngebel-Wilis di daerah perbatasan Madiun dan Ponorogo," katanya mengungkapkan.

Di samping itu, proyek pengerjaan WKP Ngebel-Wilis sudah dilelang. Secara prosedur Jatim bisa melelangnya sendiri karena memiliki peraturan daerah tentang panas bumi.

"Kalau potensi kandungan energi di Ngebel-Wilis, mempunyai cadangan energi yang lebih banyak atau mencapai 120 MwE, dibandingkan kandungan energi di wilayah Arjuno-Welirang," tuturnya.

Ia optimistis, eksplorasi energi panas bumi tersebut solusi terbaik mengantisipasi keterbatasan energi.

"Bahkan, mendukung peningkatan pengembangan energi panas bumi di Indonesia yang masih rendah," ujarnya menegaskan.

Sesuai data Kementerian ESDM, lanjut dia, pengembangan energi panas bumi di Indonesia hanya mencapai 1.000 MwE. Pencapaian itu memprihatinkan mengingat, posisi Tanah Air sebagai negara pemilik cadangan panas bumi terbesar dunia.(P)

"Indonesia memiliki 40% cadangan panas bumi dunia atau setara dengan 27.510 megawatt (MW) listrik atau 219 miliar barel minyak bumi," katanya menjelaskan. (ant/meg)


PENDAPAT:


P : Tanah Air sebagai negara pemilik cadangan panas bumi terbesar dunia. Jika saja pemerintah bisa memanfaatkan sumber energi panas bumi maka rakyat Indonesia akan menjadi sejahtera


A : upaya pemerintah untuk menggali potensi energi itu sangat rendah. Seharusnya pemerintah memiliki tenaga profesional yang dapat memanfaatkan sumber energi yang kita punya, maka tidak ada lagi orang – orang Asing yang menganmbil sumber energi panas bumi di Negara kita ini.

Edan, Kokain Diselundupkan Lewat Mawar Valentine

Rabu, 10 Februari 2010 | 19:39 WIB

AMSTERDAM, KOMPAS.com — Pengedar kokain yang satu ini benar-benar edan. Begitu kreatifnya sehingga semua peluang pun digunakan untuk menyelundupkan narkoba ini.

Hari Valentine adalah peluang untuk menyelundupkan kokain lewat bunga, yang melambangkan kasih sayang. Tiga warga negara Belanda pun ditahan.

Satu pekan sebelum Hari Kasih Sayang, kokain yang disembunyikan di antara 20.000 kuntum bunga mawar yang dikirim dari Amerika Latin melalui bandara Amsterdam itu nyaris lolos. Demikian dilaporkan pihak berwenang Belanda, Rabu (10/2/2010).

Bunga mawar merupakan kado yang paling populer bagi mereka yang ingin menyampaikan kasih sayang pada hari Valentine(P) yang jatuh pada Minggu, 14 Febuari, itu.

"Bunga mawar impor ini tiba pada Minggu lalu melalui sebuah penerbangan dari Bogota, Kolombia, yang berhenti di Puerto Rico," kata kantor penuntut umum.

Obat terlarang itu ditemukan dalam sebuah bungkusan yang disembunyikan dalam sebuah kontak berisi bunga mawar.

Tiga orang ditahan dan polisi menemukan sekitar 9 kilogram kokain, termasuk yang disita di dalam pesawat. Nilai kokain yang diselundupkan lewat bunga mawar ini diperkirakan 1,3 juta euro atau sekitar Rp 16,9 miliar.

Belanda merupakan kawasan penghubung utama perdagangan bunga, tempat bagi balai lelang bunga terbesar, dan sumber dari 60 persen ekspor bunga dunia.(A)


PENDAPAT :

P : Bunga mawar merupakan kado yang paling populer bagi mereka yang ingin menyampaikan kasih sayang pada hari Valentine. Tidak seharusnya bunga mawar ini di jadikan tempat menaruh benda haram seperti cokain, bukan sebagai barang penyeludupan.


A : Belanda merupakan kawasan penghubung utama perdagangan bunga, tempat bagi balai lelang bunga terbesar, dan sumber dari 60 persen ekspor bunga dunia. Bagi orang Belanda momen hari kasih sayang merupakan keuntungan mereka dalam menjual bunga-bumganya.

6.000 Rumah Terendam, Kerugian Industri 10 Miliar

Rabu, 10 Februari 2010 | 19:58 WIB
Harian KOMPAS

BANDUNG, KOMPAS.com - Banjir telah memakan korban harta dan nyawa. (P) Bahkan, banjir yang terjadi beberapa bulan lalu, juga banyak menghancurkan rumah warga.

Warga belum bisa berbuat banyak untuk membangun kembali rumah yang roboh itu. Bahkan empat rumah yang roboh pada Desember 2009 lalu juga belum ada tanda-tanda diperbaiki.

Ketua RW 20 Kelurahan Baleendah, Jaja, Rabu (10/2/2010) menyebutkan, warga yang rumahnya ambruk berharap ada bantuan. "Mereka berharap pemerintah kabupaten Bandung membantu untuk perbaikan atau pembangunan rumah warga itu," katanya.

Sementara itu warga di kawasan banjir Cieunteung Baleendah sudah dua minggu terakhir ini terendam banjir luapan Sungai Citarum. Jumlah rumah yang tergenang banjir di lokasi tersebut mencapai 6.000 rumah.(A)

Bahkan, banjir besar terjadi Jumat lalu dengan areal genangan yang lebih luas dan sempat memutuskan arus lalu lintas Banjaran-Baleendah-Dayeuhkolot.

Banjir di kawasan Bandung Selatan itu juga mengakibatkan terganggunya aktivitas industri tekstil akibat terendam banjir.

Berdasarkan data Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API) Jawa Barat, kerugian sektor industri tekstik akibat banjir mencapai Rp 10 miliar.

Selain di kecamatan Baleendah dan Dayeuhkolot, banjir juga melanda di sejumlah titik lainnya seperti Kecamatan Rancaekek, Majalaya dan Cicalengka. Banjir juga terjadi di kota Bandung yakni di kawasan Panyileukan dan Gedebage.


PENDAPAT:


P : Banjir telah memakan korban harta dan nyawa. Memang benar banjir yang melanda di kota Bandung membuat rugi banyak orang. Terjadinya banjir tersebut di sebabkan juga karena warga yang melalaikan kebersihan lingkungannya.


A : Jumlah rumah yang tergenang banjir di lokasi tersebut mencapai 6.000 rumah. Ketua RW 20 Kelurahan Baleendah ini mengajak agar para dermawan membantu warga kelurahan Baleendah yang sedang ter kena musibah banjir.

Kesehatan

Produk Melamin Berbahaya Dipasarkan

Kamis, 11 Juni 2009 | 11:19 WIB
Harian KOMPAS

SEMARANG, KOMPAS - Petugas dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Semarang menemukan produk peralatan makan melamin berbahaya diperjualbelikan di pasar modern dan pasar tradisional di Kota Semarang, Rabu (10/6). Produk tersebut diduga mengandung formalin yang dapat memicu terbentuknya sel kanker.(A)

Dalam inspeksi ke pasar swalayan Sri Ratu di Jalan Pemuda dan sejumlah toko di Pasar Johar, Kota Semarang, petugas dari Disperindag Kota Semarang bersama Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan di Semarang menemukan lebih dari 1.000 produk peralatan makan melamin berbahaya yang siap dipasarkan.

Produk alat makan tersebut terdiri atas piring, mangkuk, sendok, dan gelas tanpa merek maupun bermerek ADS. Sesuai hasil pengujian dari Badan POM, produk tersebut positif melepaskan formalin atau karsinogen kelas I yang dapat memicu terbentuknya sel kanker. Kepala Disperindag Kota Semarang Arief Moelia Edie meminta pedagang maupun pengelola pasar swalayan untuk segera mengembalikan atau menukarkan produk tersebut kepada distributor. "Jika produk tersebut masih dipasarkan, akan disita oleh petugas dan pedagang akan diberi surat teguran," katanya.

Supervisor Sri Ratu Bagian Perlengkapan Rumah Tangga Sri Hartatik mengaku akan menyimpan produk melamin tersebut hingga memperoleh klarifikasi pemasok.

Di Pasar Johar, dari sekitar 12 toko yang diperiksa, petugas menemukan produk-produk tersebut masih dipasarkan. Setiap pedagang rata-rata memiliki 10 lusin produk melamin berbahaya. Para pedagang mengaku tidak tahu bahwa dagangan mereka tersebut berbahaya untuk kesehatan. (P)


PENDAPAT :

P : para pedagang mengaku tidak tahu bahwa dagangan mereka tersebut berbahaya untuk kesehatan. Setidaknya Petugas dari Dinas Perindustrian dan perdagangan Kota Semarang memperhatikan produk-produk yang aman bagi konsumenya sebelum di pasarkan kemasya rakat.


A : Produk tersebut diduga mengandung formalin yang dapat memicu terbentuknya sel kanker. Dari Dinas perindustrian dan perdagangan telah memberikan himbauan kepada masyarakat agar supaya selektif dalam membeli produk bahan plastic.

Hutan Wanagama Ditata

Rabu, 10 Februari 2010 | 11:39 WIB
Harian KOMPAS

Yogyakarta, Kompas - Hutan Wanagama di wilayah Gunung Kidul merupakan contoh penghijauan yang berhasil. Penghijauan dengan konsep pembelukaran di Wanagama telah diadopsi dan menjadi rujukan penghijauan di daerah tandus lainnya. Fakultas Kehutanan, Universitas Gadjah Mada, sedang menata ulang kawasan Hutan Wanagama untuk wisata.(P)

Dekan Fakultas Kehutanan UGM M Naim mengatakan, Hutan Wanagama seluas 600 hektar berkontribusi besar untuk pendidikan dan penelitian. Selain fungsi akademis, Hutan Wanagama dimanfaatkan sebagai obyek wisata. Daya tarik Hutan Wanagama adalah air terjun lebih dari lima mata air yang tidak kering sepanjang tahun, serta kerimbunan lebih dari 100 jenis pohon.(A)

Penataan ulang Hutan Wanagama antara lain memindahkan pintu masuk sehingga lebih mudah diakses masyarakat. Pintu masuk baru ini diharapkan bisa kembali menghidupkan satu-satunya Museum Kayu di Indonesia yang terletak di Hutan Wanagama dan selama ini cenderung telantar. "Penataan ulang sudah dimulai agar mendongkrak potensi wisata," kata Naim, Senin (8/2) sore.

Pada awal pembangunannya, Wanagama merupakan bukit gundul yang tandus dan kering. Kehidupan di lokasi ini dimulai ketika tim dari Fakultas Kehutanan UGM melakukan penghijauan dengan teori pembelukaran. Mereka menanam sebanyak mungkin jenis tanaman perintis untuk memperbaiki kondisi tanah, tata air, dan iklim mikro.

Tanaman perintis yang didominasi jenis legum mampu mengikat nitrogen di udara sehingga sanggup menyuburkan tanah. Kesuburan tanah juga didongkrak dari tumpukan biomassa humus dari pembusukan daun. Hasil dari teori pembelukaran ini baru bisa dinikmati setelah 10-15 tahun.

Teori pembelukaran cocok diterapkan untuk penghijauan di daerah aliran sungai yang kritis seperti di Sungai Opak maupun Bengawan Solo. "Hutan Wanagama menjadi spirit untuk kegiatan pembangunan kehutanan di wilayah lain. Dari Wanagama, kita membangun Indonesia," ujar Naim.

Keberhasilan penghijauan di Hutan Wanagama Gunung Kidul mendorong UGM mengembangkan penghijauan seluas 20.000 hektar di Hutan Wanagama II Jambi yang bertipe tropis basah. Hutan Wanagama III bertipe hutan monsoon juga dibangun di Ngawi. Di Gunung Kidul, Hutan Wanagama sudah menjadi rumah bagi lebih dari 40 jenis fauna, termasuk rusa liar. (WKM)

PENDAPAT:

P : menata ulang kawasan Hutan Wanagama untuk wisata itu merupakan pemikiran ya bagus karena hutan merupakan bagian dari bumi yang berfungsi sebagai paru-paru dunia yang harus kita jaga kelestariaanya


A : air tejun lebih dari lima mata air yang tidak kering sepanjang tahun, serta kerimbunan lebih dari 100 jenis pohon ini merupakan argument dari seorang Dekan Fakultas Kehutanan yang memperkenalkan keindahan tempat wisata yang berada di daerah Yogyakarta