Minggu, 10 Oktober 2010

RISET PEMASARAN

NAMA : NUR FITRIANI
NPM : 10207813
KELAS : 4 EA 03
MATA KULIAH : Riset Pemasaran


ANALISIS FAKTOR – FAKTOR YANG PALING MEMPENGARUHI KEPUASAN KONSUMEN WARNET DI DAERAH PAMULANG

BAB I
PENDAHULUAN

Latar Belakang Masalah
Perkembangan teknologi internet kini berkembang pesat. Menurut data IDC (Internet Indo Data Centra Indonesia ), ada sekitar 196 juta pengguna Internet di seluruh dunia sampai akhir tahun 1999, dan menjadi 502 juta pengguna pada tahun 2003. Saat ini pengguna internet di Indonesia sebanyak 20 juta orang diperkirakan akan bertambah sebanyak 5 juta orang di tahun 2007. Salah satu fenomena yang terjadi dengan pesatnya pertambahan pengguna internet di Indonesia adalah warung internet dan online game. Dari pengguna internet sebanyak 20 juta orang, 40% diantaranya mengakses internet dari warnet. Pada saat ini Awari (Asosiasi Warung Internet Indonesia) memperkirakan jumlah warnet yang tersebar di Indonesia telah mencapai lebih dari 10 ribu. Omset bisnis warung internet di Indonesia mencapai 180 miliar per bulan dengan margin keuntungan hanya 5%, dengan demikian para pengusaha warnet perlu mengetahui apakah konsumen telah puas terhadap produk yang telah ditawarkan atau dipasarkan. Tingkat persaingan yang sangat tinggi, juga dialami oleh warnet yang terletak di sekitar pertigaan Reni Jaya Pamulang Sehubungan dengan hal ini, maka untuk memenangkan persaingan perusahaan perlu mengetahui faktor-faktor apa saja yang menyebabkan konsumen warnet puas.

Rumusan dan Batasan Masalah
Masalah yang akan dibahas oleh penulis disini adalah faktor-faktor apa saja yang menyebabkan konsumen warnet puas dan seberapa besarkah pengaruh faktor-faktor tersebut terhadap kepuasan konsumen warnet khususnya yang ada disekitar pertigaan Reni Jaya Pamulang.

Tujuan Penelitian
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui factor –faktor apa saja yang menyebabkan konsumen warnet puas dan seberapa besarkah pengaruh factor-faktor tersebut terhadap kepuasan konsumen di sekitar pertigaan Reni Jaya Pamulang .

Manfaat Penelitian
Penulisan ilmiah ini bermanfaat untuk :
1.Bagi Penulis
Untuk mengembangkan ilmu pengetahuan dalam bidang ekonmi


2.Bagi Kampus
Untuk menambah wawasan tentang kepuasan konsumen dan untuk menambah
bahan informasi tentang menajemen pada rekan mahasiswa Fakultas Ekonomi

Metode pengumpulan data
a) Riset kepustaka
b) Riset Lapangan

Data/ variable yang digunakan
Desain penelitian yang digunakan adalah gabungan antara riset eksploratori dan riset deskriptif. Penelitian ini diawali dengan penelitian eksploratori yang kemudian diteruskan dengan riset deskriptif.

Alat analisis yang digunakan
Alat analisis yang digunakan yaitu dengan Uji Validitas dan Reliabilitas, analisis korelasi, serta analisis regresi linier berganda.

BAB II
LANDASAN TEORI

Kerangka Teori

Perilaku Konsumen
Menurut John C. Mowen (1995:5), perilaku konsumen adalah sebagai berikut: “Consumer Behavior is defined as the study of the buying units and the exchange processes involved in acquiring, consuming and disposing of goods, services, experiences and ideas.” Studi tentang perilaku konsumen adalah studi mengenai bagaimana para individu membuat keputusan untuk menggunakan dana yang dimiliki untuk kebutuhan-kebutuhan yang berhubungan dengan konsumsi menyangkut bagaimana, dimana, mengapa, berapa banyak, serta berapa sering membeli.

Kepuasan Konsumen
Menurut John C. Mowen (2000:512), Kepuasan Konsumen adalah “Consumer Satisfaction is defined as the overall attitude regarding a good or service after its acquisition and use.” Definisi dari kepuasan konsumen disini adalah keseluruhan sikap yang timbul setelah membeli atau menggunakan sebuah produk atau jasa.

Atribut-Atribut Pembentuk Kepuasan Konsumen
Menurut Hawkins dan Lonney (jurnal Faktor-faktor yang mempengaruhi kesetiaan terhadap merk pada konsumen pasta gigi Pepsodent di Surabaya, 2003:102), atribut-atribut pembentuk customer satisfaction dikenal dengan “The Big Eight” yang terdiri dari:
a. Value to Price Relationship
Artinya bahwa hubungan antara harga dan nilai produk ditentukan oleh perbedaan antara nilai yang diterima pelanggan terhadap suatu produk yang dihasilkan oleh badan usaha.
RISET SEBELUMNYA

b. Product Quality
Artinya merupakan mutu dari semua komponen-komponen yang membentuk produk sehingga produk tersebut mempunyai nilai tambah.
c. Product Features
Artinya merupakan komponen-komponen fisik dari suatu produk yang menghasilkan.
d. Reliability
Artinya merupakan gabungan dari kemampuan suatu produk dari badan usaha yang dapat diandalkan, sehingga suatu produk yang dihasilkan dapat sesuai dengan apa yang dijanjikan oleh badan usaha.
e. Warranty
Artinya penawaran untuk pengembalian harga pembelian atau mengadakan perbaikan terhadap produk yang rusak dalam suatu kondisi dimana suatu produk mengalami kerusakan setelah pembelian.
f. Response to and Remedy of Problems
Artinya merupakan sikap dari karyawan di dalam memberikan tanggapan terhadap keluhan atau membantu pelanggan didalam mengatasi masalah yang terjadi.
g. Sales experience
Artinya merupakan hubungan semua antar pribadi antara karyawan dengan pelanggan khususnya dalam hal komunikasi yang berhubungan dengan pembelian.
h. Convenience of Acquisition
Artinya merupakan kemudahan yang diberikan oleh badan usaha kepada pelanggan terhadap produk yang dihasilkannya.

Pengertian Jasa
Menurut Kotler (2000:486) jasa adalah “setiap tindakan atau kegiatan yang dapat ditawarkan oleh satu pihak kepada pihak lain, yang pada dasarnya tidak berwujud dan tidak mengakibatkan kepemilikan apapun.” Jasa merupakan pelayanan langsung dari produsen pemberi jasa kepada para konsumennya. Karena bersifat langsung, maka karakteristik atau ciri-ciri dari pelayanan jasa berbeda dengan produksi dan pemasaran barang.Pemasaran jasa bersifat sensitif dalam menghayati kebutuhan konsumennya. Para tenaga pemasar harus selalu dekat dan terus menerus memperhatikan para konsumennya.


BABIII
METODE PENELITIAN

Obyek Penelitian
Dalam penelitian ini obyek yang diteliti adalah pelanggan atau pengunjung warung internet di sekitar pertigaan Reni Jaya Pamulang. Warung internet yang disurvey berjumlah 10 (sepuluh) warnet yaitu Kyoto, Q net, Jaya net, Pamulang net, D-base, Telkom, Meganet, Logos, Gravity, dan Heroes. Penelitian dilakukan dengan melakukan penyebaran kuesioner selama dua hari berturut-turut di warung internet tersebut




Data / Variabel yang digunakan
Data penelitian yang digunakan adalah gabungan antara riset eksploratori dan riset deskriptif. Penelitian ini diawali dengan penelitian eksploratori yang kemudian diteruskan dengan riset deskriptif. Menurut Malhotra (2004:78) descriptive research adalah : “A type of conclusive research that has as its major objective the description of something – usually market characteristics or functions. Thus, a descriptive design requires a clear specification of the who, what, when, where, why and way (the six Ws) of the research”. Berdasarkan teori tersebut maka pertanyaan dalam kuesioner penelitian diarahkan untuk menjawab keenam W tersebut.

Pembatasan Ruang Lingkup Penelitian Dan Pemilihan Atribut Yang Akan Diteliti
Berdasarkan data dari Asosiasi Pengusaha Warnet Komunitas Telematika (APWKOMITEL) (http://www.apwkomitel.org/warnetjakarta.htm), di Jakarta sendiri tercatat 133 warnet dan jumlah ini diyakini hanya separuh dari total keseluruhan warnet yang ada dan jumlahnya terus berkembang. Berdasarkan kenyataan tersebut, maka penulis memutuskan untuk membatasi ruang lingkup penelitian menjadi sekitar pertigaan Reni Jaya Pamulang. Dasar pertimbangan lain adalah karena penulis melihat banyaknya warnet yang terus bermunculan di sekitar pertigaan Reni Jaya Pamulang.

Pemilihan Atribut Yang Akan Diteliti

Di dalam survey tersebut terdapat atribut seperti frekuensi kunjungan, fasilitas, kecepatan akses, suasana, pelayanan, dan harga yang dibayarkan. Pertimbangan lain yang dilakukan penulis adalah karena penulis juga merupakan salah satu pelanggan warnet yang menggunakan fasilitas dari warnet secara berkala. Berdasarkan survey yang sudah ada dan pengalaman penulis sebagai pelanggan warnet, maka penulis memutuskan untuk memilih atribut yang diteliti berdasarkan survey yang sudah ada ditambah dengan atribut lokasi yang dianggap penulis dapat mempengaruhi kepuasan konsumen warnet. Atribut lokasi ini dianggap penting oleh penulis karena lokasi warnet yang dekat dan mudah didatangi bisa menjadi salah satu faktor penyebab kepuasan konsumen. Frekuensi kunjungan akan menjadi ukuran untuk tingkat kepuasan konsumen. Selanjutnya enam atribut yang akan diteliti yaitu, lokasi, fasilitas, kecepatan akses, suasana, pelayanan dan harga yang dibayarkan akan diteliti dengan menggunakan daftar pertanyaan berupa kuosioner.

Metode Pengambilan Sampel
Metode pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah non probability sampling dimana pemilihan anggota populasi untuk masuk dalam sampel dilakukan berdasarkan pertimbangan subyektif peneliti. Pertimbangan dibuat berdasarkan faktor biaya, waktu, lokasi, informasi yang dibutuhkan, dan sebagainya. Tehnik pengambilan sampel yang digunakan dalam metode non probability sampling adalah judgement sampling.
.



Sampel Penelitian
Responden yang dijadikan sebagai sampel penelitian adalah para pengunjung warung internet di sekitar pertigaan Reni Jaya Pamulang sebanyak 60 orang.

Uji Validitas dan Reliabilitas Uji Validitas
Menurut Supramono dan Haryanto (2005:780) validitas menjawab pertanyaan apakah instrumen penelitian yang telah disusun benar – benar telah akurat, sehingga mampu mengukur apa yang seharusnya diukur. Nilai validitas diwakili oleh r (Corrected Item – Total Correlation) yang merupakan hasil dari perhitungan SPSS yaitu: Jika r ≥ r tabel, maka item variable valid Jika r ≤ r tabel, maka item variable itu tidak valid

Uji Reliabilitas
Instrumen yang reliabel adalah instrumen yang dapat menghasilkan hasil pengukuran yang relatif sama apabila instrumen itu dipakai untuk mengukur obyek yang sama pada dua atau lebih waktu yang berbeda. Teknik yang digunakan adalah koefisien Alpha Cronbach dimana besaran koefisien alpha yang diperoleh sama dengan besaran koefisien korelasi yaitu bergerak dari -1 sampai dengan +1 dan ditafsirkan secara sama dengan penafsiran atas koefisien korelasi (Aritonang, 1998:139) . Besaran koefisien Alpha (α) dihitung dengan mengunakan rumus sebagai berikut:

α = b(V1 – Σ Vi )
( b – 1 )Vt

Keterangan:
B = Banyaknya butir instrumen
Vt = variasi skor total
Vi = variasi butir i

Perhitungan untuk menentukan besaran korelasi Alpha maka penulis akan mencoba menghitung dengan menggunakan SPSS. Nilai reliabilitas diwakili oleh r(α ) ≥ 0,7 maka item tersebut reliable. Apabila (α ) ≤ 0,7 maka item variable tersebut tidak reliable.

Analisis Korelasi
Analisis korelasi dilakukan untuk mengetahui hubungan antara faktor khususnya antara Y dengan x1, Y dengan x2, Y dengan x3, Y dengan x4, Y dengan x5, Y dengan x6. Hasil dari analisis korelasi ini akan menunjukkan hubungan antara masing-masing faktor (x) dengan kepuasan konsumen (Y). Dan hasil analisis korelasi ini akan dibuktikan lebih jauh dalam analisis regresi linear berganda.

Analisis Regresi linear berganda
Metode ini digunakan untuk mengetahui hubungan antara variabel jika terdapat lebih dari 2 variabel dengan persamaan:

Y = a + b1X1 + b2X2 + b3X3 + b4X4 + b5X5 + b6X6


Dimana :
Y = Kepuasan konsumen
X1 = Lokasi
X2 = Harga
X3 = Fasilitas
X4 = Kecepatan akses
X5 = Suasana
X6 = Pelayanan

Pengukuran varibael paling penting bagi kepuasan konsumen dilakukan dengan mempelajari bentuk-bentuk regresi secara step wise analysis.

Pengujian Koefisien
Pengujian koefisien dengan tabel t, dengan rumus sebagai berikut :

r n-2
to = , mengikuti fungsi t dengan derajat kebebasan v = n
√ (1 – r2)

Kriteria Penilaian:
Jika t hitung > t tabel, maka Ho ditolak.
Jika t hitung < t tabel, maka Ho diterima.

riset sbelumnya:
http://www.ubm.ac.id/manajemen

Tidak ada komentar:

Posting Komentar