Jumat, 12 November 2010

ETIKA BISNIS

NAMA : NUR FITRIANI
NPM : 10207813
KELAS : 4 EA03
TUGAS : ETIKA BISNIS



Pengertian Etika
Etika berasal dari bahasa Yunani, ethos ( tunggal) atau ta etha (jamak ) yang berarti watak, kebiasaan dan adat istiadat. Pengertian ini berkaitan dengan kebiasaan hidup yang baik, baik pada diri seseorang maupun suatu masyarakat yang diwariskan dari satu generasi ke generasi lainnya
 Pengertian etika yang pertama identik dengan pengertian moralitas
 Moralitas berasal dari bahasa latin, mos (tunggal ) atau mores (jamak) yang berati ada istiadat atau kebiasaan.
 Jadi etika dan moralitas mempunyai arti yang sama sebagai sistem nilai tentang bagaimana manusia harus hidup baik yang kemudian terwujud dalam pola perilaku yang konstan dan terulang dalam kurun waktu sehingga menjadi kebiasaan.

Pengertian etika yang kedua berbeda dengan moralitas. Etika inidi pahami sebagai filsafat moral atau ilmu yang menekankan pada pendekatan kritis dalam melihat dan memahami nilai dan norma moral serta permasalahan – permasalahan moral di masyarakat.

Pengertian Moralitas
Moralitas : adalah pedoman yang dimiliki individu atau kelompok mengenai apa yang
benar dan salah berdasarkan standar moral.
Standar Moral : ialah standar yang berkaitan dengan persoalan yang dianggap
mempunyai konsekuensi serius, didasrkan pada penalaran yang baik
bukan otoritas kekuasaan, melebihi kepentingan sendiri, tidak memihak
dan pelanggarannya diasosiasikan dengan perasaan bersalah, malu,
menyesal dan lain-lain.

Tujuan Etika dan Norma
1. Mengarahkan perkembangan masyarakat menuju suasana yang harmonis, tertib teratur, damai,dan sejahtera.
2. mengajak orang bersikap kritis dan rasional dalam mengambil keputusan secara otonom.


Perkembangan sikap Moral
Anomi, tejadi pada masa anak-anak yang belum mengenal moral dan tidak peduli pada yang lain.
Heteronomi, merupakan sikap orang individu yang tergantung pada figur otoriter seperti orang tua dan guru.
Sosionomi , merupakan sikap moral individu yang tergantung pada kelompok.
Otonomi , merupakan sikap moral yang tertinggi dimana individu mengambil keputusan moral sendiri dan tidak tergantung pada orang lain.

Teori – Teori Etika
1. Etika Deontologi : yaitu menekankan kewajiban manusia untuk bertindak secara baik
Contoh : manusia beribadah kepada Tuhan karena sudah merupakan kewajiban
manusia untuk menyembah Tuhannya.
2. Etika Teleologi : yaitu suatu tindakan dikatakan baik jika tujuannya baik dan
membawa akibat yang baik dan berguna.

REFERENSI
ristiuty.edublogs.org/files/2008/04/pertemuan-1.ppt

Tidak ada komentar:

Posting Komentar