Rabu, 02 Juni 2010

keputusan pembelian sepeda motor Yamaha Mio pada masyarakat di wilayah Pamulang

BAB I
PENDAHULUAN
A. LATAR BELAKANG MASALAH
Perilaku pembelian seseorang dapat dikatakan sesuatu yang unik,
karena preferensi dan sikap terhadap obyek setiap orang berbeda. Selain itu
konsumen berasal dari beberapa segmen, sehingga apa yang diinginkan dan
dibutuhkan juga berbeda. Masih terdapat banyak faktor yang berpengaruh
terhadap keputusan pembelian. Produsen perlu memahami perilaku konsumen
terhadap produk atau merek yang ada di pasar, selanjutnya perlu dilakukan
berbagai cara untuk membuat konsumen tertarik terhadap produk yang
dihasilkan.
Assael (1995) dalam Sodik (2004) mengembangkan model perilaku
konsumen dengan menetapkan tiga faktor yang berpengaruh terhadap perilaku
konsumen. Faktor pertama yang berpengaruh pada konsumen adalah stimuli.
Stimuli menunjukkan penerimaan informasi oleh konsumen dan pemprosesan
informasi terjadi saat konsumen mengevaluasi informasi dari periklanan,
teman atau dari pengalaman sendiri. Pengaruh kedua berasalHasil penelitian mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi proses
atau keputusan pembelian telah banyak dilakukan. Melalui riset ini akan
dianalisis mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi terhadap keputusan
pembelian sepeda motor Yamaha Mio . Ketertarikan pemilihan merek tersebut
karena produk sepeda motor Yamaha Mio semakin diminati tidak hanya
dikalangan wanita Indonesia tetapi juga seluruh kalangan anak muda. Gaya
hidup modern merupakan salah satu faktor individu yang dapat
mempengaruhi perilaku pembelian seseorang, Sepeda motor Yamaha Mio
adalah salah satu sepeda motor outometic atau disebut juga Skutermatik yang
dulunya di rancang khusus untuk wanita, tetapi sekarang diminati oleh semua
kalangan anak muda.
Sepeda motor model Skutermatik semakin melaju. Kontribusinya
hampir setara dengan penjualan sepeda motor model Bebek 125cc ke atas
yang merupakan produk andalan. Dapat dilihat tercatat volume penjualan
semester pertama tahun 2007 sebagai berikut:
Tabel 1.1
Volume penjualan semester pertama tahun 2007
Skutik
Posisi Model / Type Penjualan
1 Yamaha Mio 224.190
2 Honda Vario 149.196
3 Suzuki Spin 27.809
4 Yamaha Nouvo 8.388
5 Kymco Free 2.711
Sumber: Tabloid Otomotif (Edisi 16/XVII/2007, 20 Agustus 2007)

Prestasi yang baik diraih oleh Honda Vario yang mampu berada di
posisi 2 padahal ini termasuk skutermatik yang baru datang belakangan. Tentu
saja perusahaan Yamaha tidak tinggal diam. Dan untuk menjaga keamanan
posisi nomer satunya, Yamaha bulan Agustus 2007 merilis Yamaha Mio Soul
yang tampangnya lebih macho. Rupanya Yamaha sadar bahwa walau pun
Yamaha Mio dibuat untuk wanita, tetapi pemakai Mio justru lebih banyak
pria. Sedangkan Yamaha Nouvo cukup berada di posisi 4 mengungguli
Kymco si pelopor pertama sepeda motor outomatik.Tabloid Otomotif (Edisi
16/XVII/2007, 20 Agustus 2007)
Kehidupan masyarakat modern saat ini turut mempengaruhi pola
perilaku masyarakat dalam pembelian. Kehidupan modern seringkali di
identikkan dengan gaya hidup yang selalu mengikuti trend atau perkembangan
jaman. Dalam kondisi seperti ini, keputusan memilih merek turut berperan
dalam gaya hidup modern, sehingga keinginan untuk membeli produk yang
bermerek turut mewarnai pola konsumsi seseorang. Lannon (1996) dalam
Muafi (2003) menambahkan bahwa, “kehidupan masyarakat modern memiliki
implikasi pada peran merek, artinya konsumen tidak sekedar menginginkan
produk, tetapi juga merek”. Merek yang telah mapan biasanya dijadikan
simbol sebagai suatu produk yang sukses, sehingga ekuitas merek turut
berpengaruh terhadap kondisi emosional konsumen. Meskipun di pasar
banyak beredar produk-produk yang sejenis terutama produk pesaing,
semuanya itu akan tergantung dari ekuitas konsumen terhadap merek. Artinya
jika konsumen telah memahami benar tentang merek yang diyakininya, maka

kepribadian merek dibenak konsumen akan semakin kuat. Ekuitas merek
merupakan persepsi total konsumen terhadap merek yang dapat dibentuk
melalui informasi baik dari, pendapat teman atau pengalaman sendiri. Jika
konsumen memiliki persepsi yang baik terhadap merek akan mempengaruhi
terbentuknya pilihan produk yang akan dibeli, selanjutnya akan membentuk
sikap positif yang pada gilirannya akan mempengaruhi keputusan pembelian.
Hal ini sejalan dengan pendapat Sodik (2004) bahwa informasi yang diperoleh
dan diproses konsumen akan membentuk preferensi seseorang terhadap suatu
obyek. Preferensi akan membentuk sikap konsumen terhadap suatu obyek
yang pada gilirannya sikap ini seringkali secara langsung akan mempengaruhi
apakah konsumen akan membeli suatu produk atau tidak.
Persepsi konsumen terhadap kualitas produk akan membentuk
preferensi dan sikap yang pada gilirannya akan mempengaruhi keputusan
untuk membeli atau tidak. Hal ini sejalan dengan pendapat Aaker (1997)
dalam Sodik (2004) bahwa kesan kualitas memberikan nilai dalam beberapa
bentuk diantaranya adalah alasan untuk membeli.
Niat untuk melakukan pembelian dapat terbentuk dari sikap
konsumen terhadap bauran pemasaran diantaranya melalui promosi. Kegiatan
promosi sepeda motor Yamaha mio diantaranya dapat dilakukan melalui
periklanan, pemberian hadiah, potongan harga, dan personal selling.
Sejalan dengan hal diatas keputusan konsumen dalam pembelian
sepeda motor Yamaha mio dapat dipengaruhi oleh stimuli atau rangsangan
pemasaran seperti kualitas produk, promosi melalui iklan yang menarik,

diskon, hadiah. Selain itu desain turut mempengaruhi keputusan pembelian.
Umumnya konsumen menginginkan desain yang inovatif dari waktu ke
waktu.
Berdasarkan uraian diatas yang menjadi pokok permasalahan
adalah sejauh mana kualitas produk, promosi, dan desain berpengaruh
terhadap keputusan pembelian sepeda motor Yamaha Mio pada masyarakat di
wilayah Pamulang
B. PERUMUSAN MASALAH
Dari latar belakang masalah, perumusan dalam penelitian ini
adalah sebagai berikut:
1. Apakah kualitas produk berpegaruh signifikan terhadap keputusan
pembelian produk sepeda motor Yamaha Mio pada masyarakat wilayah
Pamulang?
2. Apakah promosi berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian
produk sepeda motor Yamaha Mio pada masyarakat wilayah Pamulang?
3. Apakah desain berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian
produk sepeda motor Yamaha Mio pada masyarakat wilayah Pamulang?
4. Apakah secara bersama-sama kualitas produk, promosi, dan desain
berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian produk sepeda
motor Yamha mio pada masyarakat wilayah Pamulang?

5. Faktor manakah diantara kualitas produk, promosi, dan desain yang
mempunyai pengaruh dominan terhadap keputusan pembelian produk
sepeda motor Yamaha Mio pada masyarakat wilayah Pamulang?

C. TUJUAN PENELITIAN
Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah sebagai berikut:
1. Untuk mengetahui pengaruh kualitas produksi, promosi, dan desain
terhadap keputusan pembelian produk sepeda motor Yahama Mio pada
masyarakat wilayah Pamulang baik secara sendiri-sendiri maupun secara
bersama-sama.
2. Untuk mengetahui faktor yang mempunyai pengaruh dominan terhadap
keputusan pembelian produk sepeda motor Yamaha Mio pada masyarakat
wilayah Pamulang

D. MANFAAT PENELITIAN
1. Secara Teoritis
Secara teoritis penelitian ini diharapkan dapat mendukung pendapat
Assael mengenai pengembangan model perilaku konsumen bahwa
rangsangan perusahaan dalam penelitian ini berupa kualitas produk,
promosi, dan desain turut mempengaruhi keputusan konsumen dalam
pembelian. dari karakteristik
pribadi konsumen meliputi persepsi, sikap, manfaat serta karakteristik
konsumen (demografi, kepribadian, gaya hidup). Pengaruh yang ketiga respon
konsumen yaitu hasil akhir dari proses keputusan konsumen dan suatu
pertimbangan yang menyeluruh dari semua faktor diatas. 2. Secara Praktis
Dapat digunakan sebagai bahan pertimbangan konsumen dalam mengevaluasi
citra produk sepda motor Yamaha Mio melalui kualitas produk, promosi, dan
desain.
3. Secara Metodologi
Dari hasil penelitian ini diharapkan dapat digunakan sebagai referensi atau
kajian bagi penelitian sejenis.






E. SISTEMATIKA PENELITIAN
Bab I : Pendahuluan
Dalam bab ini akan diuraikan mengenai latar belakang masalah,
pembatasan masalah, perumusan masalah, tujuan penelitian dan
manfaat penelitian.

Bab II : Landasan Teori
Dalam bab ini akan diuraikan landasan teori yang terdiri dari
pengertian pemasaran, konsep pemasaran, bauran pemasaran,
perilaku konsumen dan faktor – faktor yang mempengaruhi
perilaku konsumen.

Bab III : Metodologi Penelitian
Dalam bab ini akan diuraikan mengenai kerangka pemikiran,
pengajuan hipotesis, sumber data, definisi variabel, teknik
pengumpulan data, teknik pengambilan sampel dan teknik
analisis data.

Bab IV : Hasil Penelitian dan Analisis Data
Pada bagian ini diuraikan gambaran umum masyarakat di
wilayah kota Pamulang, serta hasil analisis data statistik yang
terdiri dari uji validitas danuji reliabilitas instrumen, analisis
linier berganda dan uji statistik (uji t, uji f dan uji koefisien
determinasi).

Bab V : Kesimpulan dan Saran
Dalam bab ini dikemukakan kesimpulan dan saran.


REFERENSI

Albari, (2002), “Mengenal Perilaku Konsumen Mengenai Penelitian Motivasi”,
Jurnal Siasat Bisnis, UII, No. 7 Vol. 1, Yogyakarta.

Aryani, Lilis, (2005), Pengaruh Kualitas Produk, Promosi dan Pelayanan
Distributor Terhadap Keputusan Pembelian, Skripsi FE Universitas
Muhammadiyah Surakarta.

Kotler, Philip. (1997), Manajemen Pemasaran Analisis Perencanaan
Implementasi Dan Kontrol, Jilid 1, Jakarta, PT. Prehalindo.

Swastha, Basu & Handoko, Hani, (2000), Manajemen Pemasaran : Analisa
Perilaku Konsumen, Edisi pertama, BPFE Yogyakarta.

www.yamaha-motor.co.id